Rabu, 14 Desember 2011

Nasib AnaK Kosan

Jadi seorang anak perantau itu nggak segampang dan seenak yang kita pikirkan ternyata. Kita harus kuat fisik dan mental kita mengahadapi berbagai macam kendala disaat sendirian sendirian.
 Pada suatu waktu, aku sangat kelaparan. Uang bulanan yang dikasih ortuku juga sudah sangat menipis, warung-warung makan sekitar kosanku semua tutup. Sungguhlah malang nasibku kalau mati kelaparan karena tidak makan. Tetapi, ada satu warung yang buka, aku pergi ke warung itu dan aku menemukan Tango Waffle crunchox. aku borong waffle crunchox itu untuk persediaan cemilan aku kalo suatu saat nanti aku lapar. Tango Waffle Crunchox membantuku di keparanku. Tango juga Coklat yang sangat tebal lapisannya sangat nikmat, menggugah selera. Pokoknya Tango Waffle cocok deh ngisi perut.
 jatah uangku hanya tingal 1 minggu ,untuk kali ini aku hanya berharap tidak ada pengeluaran yang sangat mencenygangkan.telah aku sediankan mie bungkus dan 1 pak tanggo waffle crunchox untuk berjaga2 atas kelaparanku. ttntu saja ini sangat membantu,disaat aku malas memasak mie instan aku ngegayem tango saja, semua terasa berbeda,aku bisa melepas kelapaanku,sambil mengerjakan tugas2ku akhirnya dalam 3hri habis sudah persediaan tanggo waffle crunchox ku,,,dan yg bersisa hanya mie instan,sedangkan uangku tak cukup untuk membeli lagi... sungguh aku mulai tergia dengan tango ini.
hari ke 4 kakaku datang dengan tanpa di duga dan tanpa pemberitahuan untuk menjengukku di kosan ku, kakakku juga menitipkan uang saku untukku dan membawa cemilan yang sering aku makan,
tak di duga lagi Tango Waffle Crunhox dibawa oleh kakak.  duh senengnya.. makasih kakaku..makasih OT ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar